1st
- Winter
in Tokyo –
by
Ilana Tan
| Winter in Tokyo oleh Ilana Tan Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama Tebal : 320 hlm. |
Sinopsis buku :
Tetangga baruku, Nishimura Kazuto, datang ke
Tokyo untuk mencari suasana baru yang berbeda. Itulah katanya, tapi menurutku
alasannya lebih dari itu. Dia orang yang baik, menyenangkan, dan bisa
diandalkan.
Perlahan-lahan – mungkin sejak malam natal itu –
aku mulai memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan sejak itu pula rasanya
sulit membayangkan hidup tanpa dia.
- Keiko tentang Kazuto
Sejak
awal aku sudah merasa ada sesuatu yang menarik dari Ishida Keiko. Segalanya
terasa menyenangkan bila dia ada. Saat ini dalam hatinya masih ada seseorang
yang ditunggunya. Cinta pertamanya. Kuharap dia bisa berhenti memikirkan orang
itu dan mulai melihatku. Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup.
- Kazuto tentang Keiko
Mereka
pertama kali bertemu di awal musim dingin di Tokyo. Selama sebulan bersama,
perasaan baru pun terbentuk. Lalu segalanya berubah ketika suatu hari salah
seorang dari mereka terbangun dan sama sekali tidak mengingat semua yang
terjadi selama sebulan terakhir, termasuk orang yang tadinya sudah menjadi
bagian penting dalam hidupnya…
Sedikit
spoiler dari gue :
Novel
ini mengambil latar belakang Negeri Sakura, Jepang. Meskipun begitu kental
dengan suasana Jepang, tokoh utama wanita dalam cerita ini, Ishida Keiko,
ternyata wanita berdarah campuran Jepang – Indonesia. Keiko sehari-harinya
bekerja di sebuah perpustakaan. Ia tinggal di apartemen –yang bisa dibilang sederhana-
dibilangan kota Tokyo. Keiko mendapat tetangga baru –yang cukup misterius- menempati apartemen nomor 202 persis terletak di seberang apartemennya. Penghuni baru misterius tersebut akhirnya
diketahui sebagai Nishimura Kazuto, seorang fotografer berdarah Jepang yang
lama tinggal di Amerika. Kazuto akhirnya memutuskan kembali ke Jepang untuk
melupakan kenyataan pahit yang diterimanya saat tinggal di Amerika.
Pertemuan
Keiko dan Kazuto berawal dari sebuah insiden yang lucu akibat rasa penasaran
dan khawatir Keiko terhadap Kazuto. Pertemuan-pertemuan mereka pun berlanjut
hingga akhirnya kazuto menyadari bahwa ia telah jatuh cinta kepada Keiko meskipun
ia masih sedikit ragu dengan perasaannya dan harus sedikit menelan pil pahit
saat ia mengetahu bahwa Keiko akhirnya bertemu dengan cinta pertamanya. Namun
akhirnya, seseorang menyadari bahwa Keiko salah mengenali cinta pertamanya.
Ketika
Kazuto merasa yakin dengan perasaannya, ia pun mencoba supaya Keiko benar-benar
bisa melihatnya. Saat secercah harapan itu muncul, tiba-tiba hal buruk menimpa
salah satu dari mereka hingga menyebabkan orang itu kehilangan ingatannya
tentang hal yang terjadi selama sebulan terakhir, termasuk ingatan-ingatan
berharga mengenai orang penting yang telah mengisi hari-harinya selama sebulan
terakhir ini. Akankah ingatannya kembali? Akankah cinta Kazuto berbalas? Lalu,
siapa “cinta pertama” Keiko yang sebenarnya?
***
Winter
ini Tokyo merupakan novel ketiga dalam seri novel “Four Season” karangan
seorang penulis Indonesia, Ilana Tan. Ceritanya sendiri termasuk kategori
ringan untuk dibaca. Tema yang diangkat tentang cinta dengan latar belakang
yang bisa dibilang terlalu biasa sebenarnya, tokoh utama yang pertama masih
terjebak dengan cinta pertamanya, sedangkan tokoh yang satunya justru tengah mencoba
untuk melupakan cintanya, pergi ke tempat yang jauh, dan akhirnya menemukan
cinta yang baru namun belum sempat mendapat jawaban atas cinta barunya, ia
mengalami insiden yang malah membuatnya amnesia. Konfliknya pun masih kurang
greget dengan alur cerita yang mudah di tebak. Meskipun begitu, cerita di novel
ini tetap dapat dikategorikan bagus karena penulis mampu membawakan cerita
dengan apik sehingga tidak membosankan untuk di baca. Oia, gue sukaa sama
covernya. Warnanya manis trus romantis gimana gituu kesannya.. hhe
| salah satu bagian favorit gue |
Satu
lagi, menurut gue novel-novel karangan Ilana Tan punya kharismanya tersendiri sehingga
ga heran kalo novel-novelnya masuk ke jajaran best-seller di toko buku yang
sering gue kunjungin. Worth to read deh pokonya.. dan Kalo di suruh ngasih
rating buatWinter in Tokyo, hmm menurut gue 7.5 of 10 lah yaa..
Happy
reading. Have a great journey with your books :D
NOTE:
Ini merupakan kali pertamanya gue membuat
postingan tentang resensi buku yang pernah gue baca. Kenapa tiba-tiba gue
ngeresensi buku? Entah.. Yang jelas gue tengah mencoba memberikan warna baru di
blog gue. Gue ga selamanya dapat mengandalkan jurnal tentang kegiatan travelling
gue karna gue ga mungkin bisa sering-sering travelling melihat kondisi waktu
dan keuangan gue,, hihi.. Kesian dong blog gue, bakal kudet kalo gitu..
Ditengah kebimbangan gue dikamar, ga sengaja
mata-mata gue tertuju pada tumpukan buku-buku koleksi gue yang belum seberapa
banyak itu. Gue pun mikir, kesian juga ni para buku kalo gue diemin aja abis di
baca. Akhirnya terbesit ide di otak gue untuk membuat resensi buku, trus
hasilnya gue posting di blog. Sungguh akan tercipta suatu simbiosis mutualisme
bukan? Blog gue ga sepi tulisan, buku-buku koleksi gue pun bisa nampang di
medsos.. haha
Tapi ternyata eh ternyata, ngeresensi buku itu
ga semudah yang gue kira, dan hasilnya.. begini lah, resensi buku yang pertama
kali gue buat.. dan gue masih harus banyak belajar sepertinya..
Nah untuk itu, siapapun yang sengaja atau ga
sengaja (kesasar misalnya) trus baca postingan gue ini atau postingan yang
lain, mohon sedikit saja menyempatkan waktu untuk memberikan sarannya. Terima kasih…
:D
kmen q... salam kenal aza yahhh.. q anak baru sekedar niggalkan salam z.... heee
BalasHapus